![]() |
| Pelayanan Pengisian BBM di SPBU |
BANJARMASIN, HARIANSORE.MY.ID - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pasokan dan
distribusi Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite di
wilayah Kalimantan Selatan dalam kondisi aman dan berjalan normal. SPBU
yang telah ditetapkan sebagai penyalur JBKP Pertalite di Kalimantan
Selatan tetap menyalurkan Pertalite sehingga masyarakat dapat memperoleh
BBM subsidi tersebut sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Menanggapi
informasi yang berkembang di media dan media sosial mengenai tidak
terdapatnya informasi produk Pertalite di papan informasi (totem) SPBU,
Pertamina menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berkaitan dengan
penghapusan produk Pertalite maupun penghentian penyaluran Pertalite.
Hingga saat ini, tidak terdapat kebijakan maupun rencana dari Pemerintah
ataupun Pertamina untuk menghapus produk BBM subsidi jenis Pertalite.
Area
Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi
Mangun, menjelaskan bahwa pada prinsipnya seluruh SPBU yang telah
ditetapkan sebagai penyalur JBKP Pertalite oleh BPH Migas memperoleh
pasokan Pertalite dari Pertamina.
"Pasokan Pertalite di
Kalimantan Selatan dalam kondisi normal dan aman. Apabila dalam
monitoring ditemukan ketidaksesuaian terhadap ketentuan penyaluran BBM
subsidi, Pertamina akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang
berlaku, mulai dari surat peringatan hingga penghentian sementara
pasokan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk
memastikan BBM subsidi disalurkan secara tepat sasaran," jelas Edi.
Edi
menambahkan bahwa penetapan SPBU penyalur Pertalite merupakan
kewenangan Pemerintah melalui BPH Migas. Sebagai badan usaha yang
mendapat penugasan menyalurkan BBM subsidi, Pertamina menyalurkan
Pertalite kepada SPBU yang telah memperoleh penetapan tersebut serta
memenuhi ketentuan operasional yang berlaku.
Selain itu,
Pertamina menjelaskan bahwa perubahan tampilan papan totem di sejumlah
SPBU merupakan penyesuaian desain pada model totem terbaru yang
menggunakan LED Panel Display (running text). Pada desain tersebut,
tulisan yang dicetak hanya menampilkan produk BBM non-subsidi, sedangkan
informasi mengenai produk BBM subsidi, termasuk Pertalite, tetap
ditampilkan melalui panel digital. Perubahan tersebut hanya merupakan
penyesuaian media informasi di SPBU dan tidak memengaruhi ketersediaan
maupun penjualan Pertalite.
Untuk memastikan kebutuhan masyarakat
tetap terpenuhi, Pertamina terus memantau stok dan distribusi Pertalite
di seluruh SPBU penyalur serta berkoordinasi dengan BPH Migas,
pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum dalam pengawasan distribusi
BBM subsidi agar penyalurannya tetap lancar dan tepat sasaran.
"Masyarakat
tidak perlu khawatir. Pertalite tetap tersedia dan dapat diperoleh di
SPBU penyalur resmi sesuai ketentuan yang berlaku. Pertamina akan terus
memastikan distribusi Pertalite berjalan optimal sehingga kebutuhan
masyarakat tetap dapat terpenuhi," tutup Edi.
Masyarakat yang
membutuhkan informasi terkait produk maupun layanan Pertamina dapat
menghubungi Pertamina Call Center 135, email pcc135@pertamina.com,
maupun media sosial resmi @pertamina135. (*)
